bahasa pemograman, teknik kompilasi dan alur pembuatan program

Posted by arbi pramana On Selasa, 26 Januari 2010 0 komentar
contoh bahasa pemograman
1. bahasa tingkat rendah : sulit di mengerti karena menggunakan bahasa mesin
2. bahsa tingkat menengah : lebih mudah di mengerti karena sudah mendekati bahasa sehari hari tapi masih menggunakan singkatan
contoh :
store=> sto
move=> mov
3. bahasa tingkat tinggi : mudah di mengerti karena sudah menggunakan bahasa sehari hari serta proses penerjemahannya: compile

teknik kompilasi ada 2:
- interpreter
- compiler : menterjemahkan bahasa penograman secara keseluruhan.

alur pembuatan program
1. mendefinisikan masalah
2. menganalisis dan merumuskan masalah
3. mendesain algoritma
3. pengkodean, uji coba, pembuatan dokumentasi

perbedaan antara interpreter dan compiler

compiler:
- menterjemahkan secara keseluruhan instruksi instruksi
- di hasilkan object program dan executable
- program kerja lebih cepat karena executable
-jika terjadi kesalahan dalam program harus diperbaiki dari awal dan di comile ulang dari awal lagi
- tingkat kelemahanya lebih tinggi karena program sudah di rubah kedalam bahasa mesin
- dapat di jalankan langsung dalam dos

interpreter:
- menterjemahkan secara istruksi perinstruksi
- tidak menghasilkan object dan executable
- program kerja lebih lambat karena yang di jalan kan source programnya
- jika terjadi kesalahan dapat di perbaiki secara instruksi perinstruksi
- tingkat keamannya lebih rendah karena telah di rubah kedalam bahasa mesin
- tidak dapat di jalankan dari dos

kriteria kriteria untuk bahasa pemograman
1. mudah untuk di pelajari dan di gunakan
2. memunyai struktur data operator, struktur kontrol, statement
3. mudah untuk di kembangkan
4. mudah untuk di pindahkan dari komputer ke komuter lain.

0 komentar:

Posting Komentar